Skip to main content

Jembatan cilayu jembatan langganan para pejalan untuk beristirahat sejenak sambil menikmati udara sepoi-sepoi

Jembatan cilayu  jembatan langganan para pejalan untuk beristirahat sejenak sambil menikmati udara segar-Jembatan yang berada di kecamatan cisewu tidak banyak hal itu terjadi karena sungai yang berada di kecamatan ciswu realatif sedikit dan belum lagi karakterisitik kecamatan cisewu memeliki banyak pegunungan dan tidak banyak sungai

Sungai-sungai yang ada di kecamatan cisewu ukurannya kecildan tidak begitu lebar dan panjangnya tidak lebih dari 20 meter, dan yang saya tahu jembatan yang lumayan panjang dan di bangun lumayan bagus hanya ada di desa Sukamaju yaitu Sasak Geulis

jembatan-cilayau-menuju-garut-selatan-notes-asher

Namun di kecamatan cisewu ada satu jembatan yang panjang dan juga terkenal di jadikan istirahat para pengguna jalan yaitu jembatan cilayu, jembatan cilayu ini sudah lama menjadi tempat yang cocok untuk istirahat dan juga selfi, dan menurut saya jembatan cilayu termasuk jembatan terpanjang di kecamatan cisewu saat ini

Baca Juga: Alasan sederhana kenapa kamu kecanduan main game dan game yang menghasilkan uang

Jika di hitung-hitung jembatan sepanjang jalan provinsi khususnya kecamatan cisewu mulai dari Talegong-Sukajaya tidak lebih 10 jembatan yang memeliki ukuran panjang, untuk jembatan cilayu ada kelebihan selain panjang, lokasi berada di lereng bukit dan juga sudah terkenal sejak dulu tempat untuk istirahat di saat kelelahan melakukan perjalan jauh terutama para traveler dari kota Bandung menuju objek wisata di Garut selatan seperti Rancabuaya dan Santolo



jembatan-cilayu-cisewu-notes-asher

Jembatan cilayu ini termasuk jembatan penghubung kedua kecamatan yaitu kecamatan Cisewu dan kecamatan Caringin, jembatan Cilayu diperkirakan panjangnya lebih dari 20 meter dan tinggi dari sungai ke atas jembatan di perkirakan lebih 20 meter, jadi tidak heran jika para pengeandara yang melewati jalan cilayu mereka berhenti sejenak sekedar melepas lelah, ngadem,  menikmati suasa dan sambil menikmati sajian makan baso atau kopi di warung kecil yang ukuranny tidak lebih dari 10m3

Jembatan cilayu memeliki magnet tersendiri untuk para pengguna jalan dan ini bukan saat ini sajatapi semenjak di bikinnya jalan tempo dulu juga sudah  jadi buruan warga beristirahat,
Tak hanya itu, pengguna jalan Di sela-sela berhenti menyempatkan diri untuk selfi dan duduk-duduk di atas jembatan, tujuan mereka adalah selfi dan sambil melihat  pemandangan

Tidak sedikit pula para pengendara untuk mandi terlebih dahulu di bawah jembatan, karena di bawah jembatan tersebut ada bendungan untuk (ngojay/renang) terutama di gunakan anak dan kalau muda sekitaran sukajaya dan cibentang, yang  ukurannya kurang dari 10 meter persegi,  dan terlihat leuwi (kolam) tersebut lebih dari 1, dan kedalamannya beragam,

namun untuk adan pertama kali (ngojay)/mandi di sungai cilayu perlu hati-hati terutama orang yang baru, sebab apabila belum mahir renang cukup berbahaya, selain itu tempat ini di anggap masih angker terlebih kamu masih baru dan tidak memeliki pengalaman renang di leuwi langsung

Jangankan orang baru, orang lokal saja kadang tidak berani jika mandi hanya satu atau dua orang, memang  saya akui saat melihat ke atas bukit dan ke tanah tegalan terkesan serem dan anker

Untuk Warung yang tersedia di ujung jembatan terbilang agak komplit hampir semua makanan tersedia, seperit ngopi, bakso, dan  juga makanan beratpun ada,

Para pejalan yang sengaja berhenti di jembatan cilayu kebanyakan mereka pekerja dan orang hendak rekreasi ke pantai Garut Selatan seperti Rancabuaya dan Pameungpeuk, maka tidak heran di saat libur hari besar dan akhir pekan sudah jadi pemandangan biasa banyak yang berhenti mungkin mereka sambil makan-makan atau hanya meles lelah saat di perjalanan

 Untuk para wisatawan pada umumnya datan dari kota bandung atau dari kecamatan Cisewu, Talegong,

Jembatan cilayu menurut pemilik warung,terutama di saat bulan puasa jembatan cilayu sering di kunjugi oleh anak-anak muda untuk ‘’ngabuburit’’ terutama orang-orang sekitaran desa Sukajaya dan Cibentang, kegiatan mereka hanya duduk-duduk di pinggir jembatan/ warung dan sesekali renang di leuwi ke bawah jembatan, dan kadang sesekali di jadikan  untuk free style sepeda motor atau jumpingan di saat jalan kosong

Nah bagi anda yang berencana beriwisata ke pantai Garut selatan seperi santolo dan Raca buaya pasti akan melalui jembatan Cilayu ini jika anda menempuh jalur Pangalengan-Cisewu-Rancabuaya, dan jangan lupa untuk berhenti sejenak di jembatan ikonik cilayu, sebab tempat tersebut sudah biasa di jadikan untuk peristirahatan (rest area) para pengguna jalan di saat kelelahan dan juga di saat anda lapar bisa makan terlebh dahulu , karena warugnpun tersedia

Dan alhamdulillah untuk penjul makanan di cialyu tidak mahal untuk mie baso per porsi di bandrol Rp 10.000 dan makanan berat tidak lebih Rp 20.000

Dan untuk anda yang belum mengetahui jembatan Cilayu, dari Desa Cisewu terus susuri jalan sampai ke desa Sukajaya nah jembatan Cilayu itu lokasinya di situ

Ciri yang paling bisa kita ingat adalah setelah melewati jalan turunan lumayan curam dan pinggir-pinggir di penuhi tanah tegalan dan pohon-pohon dan juga karakterisitik jalan menurun terus dan curam,

Nah jadi kapan atuh anda liburan ke Rancabuaya dan Pameungeuk Garut, jika berencana silahkan rest areanaya pilih jembatan Cilayu ya ,,
****
Happy nice day, 
Comment Policy: Hallo !! Salam sehat untuk kita semua, salam kenal dari Blogger Cisewu-Garut.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->