Skip to main content

Tips Hemat Uang Jajan Saat Menjadi Anak Kost

Tips Hemat Uang Jajan Saat Menjadi Anak Kost -Anak kost identik dengan kamu yang kerja, sekolah di luar kota atau mungkin melakukan kegiatan dalam suatu waktu tertentu seperti kegiatan yang hanya di lakuan 5 hari selebihnya selesai

Untuk kali ini saya tidak menyoroti untuk mereka yang sudah bekerja, karena yang sudah berpenghasilan tentunya sudah bisa mengatur keuangan sendiri dan bukan lagi tanggungan orang tua
Untu kamu yang jauh dari orang tua dan dapat gaji hanya dari orang tua pastinya tidak seberapa dan di batasi sesuai dengan kemauan orang tua, untuk itu management dana itu perlu kita bisa ngatur dengan baik agar di saat akhir bulan tiba tidak kekurangan atau bahakan ngehutang

Untuk orang tua yang kaya mungkin uang di pinta segimanapun bukan menjadi masalah dan di anggap angin berlalu, tapi jiga orang tua yang pas-pasan pengeluaran dana tidak terbatas itu menjadi beban, soalnya  orang tua membiayai bukan hanya sekedar uang jajan tapi bayar semesteran, bayar kosan, dan juga mencukupi uang jajan kamu dalam waktu mingguan atau bulanan
Dan tidak sedikit pula mahasiswa teruama waniia, di karenakan uang jajan dari orang tua tidak cukup mereka kadang ‘’nyambi’’ pekerjaan lain yang sifatnya instan dan cepat mendapatkan uang, demi memenuhi kebutuhan gaya hidup,

Dan yang menjadi alasan sederhana mereka adalah ‘’uang jajan dari orang tua tidak cukup’’ dan menurut pandangna saya, masalah makan itu realtif, kita mengikuti keinginan dan gaya hidup yang glamor itulah yang menjadi alasannya, dan juga lingkungan kampus yang notabene mengendapankan penampilan, untuk mengikuti itu mungkin tidak akan ada batasnya, tapi mengikuti sesuai dengan kebutuhan itu yang utama

tips-hemat-uang-jajan-saat-menjadi-anak-kost-notes-asher

So untuk kamu yang kebetulan hidupnya kost dan jauh dari orang tua, dan masih di biayai oleh orang tua juga, yok hemat-hemat uang jajan kita ya,,

Baca Juga:Hotel di Pangalengan yang Dekat dengan Situ Cileunca

Kita harus ingat orang  tua begitu susahnya mencari uang dan uangnya untuk siapa ya tentunya untuk kita dan keluarga jadi kalau kita mengambur-hamburkan uang itu bukan pilihan yang tepat, kita sebagai mahasiswa hanya di tuntut untuk belajar dengan rajin dan tekun, jadi sayang kalau anda menghambur-hamburkan uang orang tua demi kesenangan,

Nah utnuk kamu yang kost dan jauh dari orang  tua coba bisa menerapkan tips ini agar kamu hidup berkecukupan dan belajar hidup hemat

#1. Gunakan uang hanya untuk kebutuhan penting


Gunakan uang dengan bijak, pentingkan dahulu mana yang lebih utama , jangan menuruti kemauan, nah kepenting apa yang di sebut kepentinga utama? menurut saya paling penting adalah kebutuha makan sehari-hari bukan kebutuhan keinginan, kalau keinginan sepertinya tidak ada habisanya, sepertis aya ini, sekarang mau beli iphone terbaru belum juga kesampaian karena beluma ada dananya hehe,,,

Nah untuk itu uang yang di berikan orang tua jangan dulu membeli apapaun sebeluam akhir bulan tiba maksudanya jangan dulu beli sesuatu yang kurang penting, tapi prioritaskan dulu apa yang menjadi kebutuhan kuliah kamu

Yang mejadi alasannya adalah bagaimana kalau belum akhir bulan uang habis, bagaimana kalau ada kebutuhan yang mendadak, sementara orang tua kamu belum transfer, mau minta lagi? Malu atuh ya
Jika ada barang mesti di beli dan menyangkut kepentinga kuliah kamu, lebih baik komunikasina dengan orang tua dengan jujur jangan sampai UNIKO (Usaha Nipu Kolot), dan biasanya anak yang jujur kebutuhannya akan di prioritaskan sekalipun untuk membeli kepentingan kurang penting contoh beli rak sepatu, aksesoris handphoen dan lain-lain,

#2. Kurangi  membeli barang yang kurang perlu


Biasanaya di saat kita pergi ke tempat belanja biasanya mata kita tidak henti untuk melirik barang baru  terlebih lagi ada label ‘’ DISKON’’ dan nama diskon ini menjadi incaran para holiker shopping, dan pada umumnya wanita sih wkwkw
Untuk menghindari itu mendiangan cus pulang atau langsung log out dari ngemallnya, dan langsung ngibrit ke kosan

Renungan bijak nih, perlu di ingat bahwa kamu duit masih di kasih oranga tua, pekerjaan belum dapat , kuliah masih panjang, orang tua bekerja di gaji bukan jadi pengusaha, jika hari dan perasan kamu sudah ingat ke sana, insya Alla hati kamu akan terasa ‘’ ngek,,’’ dan ingin segera lari dari temat belanjaan, karean kita tahu di dalam mall itu banyak setannya, terutama setan ‘’diskon’’ini
dan tak hanya itu, sepertinya untuk ABG saat ini mudah tergoda dengan seseuatu yang baru dan trend, misalnya beli handphone baru, baju baru, dan tas atau sepatu baru, dan godaan itu terus mengelayut dalam pikiran kita, dan seakaan kalau belum memeliki yang trend itu menjadi gak enak makan, gak enak tidur , yekan? Pasti ada yang jawab iya, atau gak juga

namun jika kamu ngebet banget pingin beli sesuatu yang baru, seperti sudah di jelasakan di atas yaitu  konsultasikan dulu dengan orang tua, jadi apa-apa teh perlu ngomong dulu sama mereka jangan  sampai gara-gara mau membeli hanphone baru, uang semesteran raib dan berubah bentuk jadi handphone, ini kan gak berkah guys

tapi sih tidak kalah penting pulak, misalnya baju kuliah sudah lusuh, tas sudah lusuh dan sepatu sudah jelek banget, itu bisa ngomong ke orang tua kamu, karena itu sebagai pendongkrak semangat kita siapa tahu kalau sudah memeliki yang baru, kuliahnya makin semangat iya, gak?

nah ini lebih terhormat di banding kamu menipu ya guyz, terlepas ngasih duit atau tidak, no problem, yang penting kamu stil is be ok, bukannya anak yang  jujur itu dambaan orang tua kan guys

#3. Masak sendiri


Kebanyakan anak kost tidak mau masak sendiri karena alasan males, banyak tugas kampus, mager , tidak banyak waktu, dan enebra-enebre, membuat mereka malas untuk masak sendiri, di tambah lagi tidak tersedia fasilitas masak, hualaaah banyak alasa aja,,,
 untuk itu kamu yang kostnya lama lebih dari 1 tahun misalnya, fasilitas masak itu perlu ada, sekalipun itu kompor mini hanya cukup masak mie rebus, dan alat masak jaman now sih pada murah dan praktis jadi bukan alasan lagi

Hitung-hitungannnya lebih hemat mana antara masak sendiri dengan beli, menurut pengalaman saya lebih hemat masak sendiri di banding beli makan di CFC, CFD dan warung padang, contoh kasusu beli beras 1 kg seharga 11k/kg, dan kalau kamu gak boros bisa di makan sebanyak 4 kali, coba kalu anda beli di CFC/CFD, Visoria, bisa jadi 10k hanya untuk 1 kali atau bahkan kurang? Dan untuk lauknya tinggal beli yang sudah masak, atau kalau kamu ingin masak, boleh membeli di pasar seperti kangkung dan sayuran lainnya

Jadi di perhitunan sehari kamu menghabiskan duit Rp 10.000 untuk lauk aja makan 2 kali, gimana kalau jajan di kampus, ngacafe? Duh kalau yang gini beda lagi broh,,


#4. Bawa bekal nasi dari kosan


Dari pada kamu beli makan di kantin kampus, kenapa enggak bawa bekal dari rumah saja, misalnya bawa nasinya aja, dan lauknya nanti beli di kantin kampus, mungkin kalau kost kamu dekat dengan kampus di saat istiahat bisa balik dulu ke kost untuk makan siang,

dan itu bisa  hemat kan, selain belajar kita hemat juga membuat kita belajar rendah hati  kerena tidak gengsi membawa makana dari rumah

#5. Membantu pekerjaan teman


Jika kebetulan teman sedang memeliki pekerjaan, entah itu mengerjakan tugas kampus, tugas pekerjaannya mereka dan kebetulan kamu sedang tidak adak kerajaan, kenapa tidak mencoba untuk membantunya, dan siapa tahu dengan kamu  membantu dapat makan gratis atau di kasih camilan kan itu rizki kita? Dan kita harus ingat juga setiap membantu kesulitan orang lain, kitapun akan di bantu oleh tuhan, jadi sekalipun teman kita gak ngasih makan/uang, kita jangan merasa munafik tapi tuhan yang membalasakan kita (jadi AA gym , bentar)

#6. Efektifkan waktu dengan tidak banyak nongkrong


Untuk anak muda mungkin kerjaan nongkrong (nongki) ini sudah lumrah dan semua anak muda sudah biasa dengan beginian, tapi jika kamu anak kost, nongki ini bisa di kurangi , tapi di alihkan dengan pekerjaan yang lain yang lebih positif misalnya baca buku, nulis blog, dan positifnya hobi menulis itu bisa menghasilkan duit, misalnya jika blog kita traffiknya udah bagus bisa menjual barang, iklan adsence dan atau jadi affiliasi barang, kan keren,  dan tak hanya itu jika kamu padai menulis bisa mengirimkan emal ke redaksi koran/majalaah untuk di muat dan untuk saat ini banyak majalah yang menginformasikan untuk penulis boleh mengirimkan artikel dan jika sudah lolos review bisa di publikasi di publik, selian kita bisa dapat duit, juga kita dapat sorotan publik karena photo kita di pajang di koran, selebihnya bia menggendutkan rekening kita,

selain menambah pengalamana, atau hanya sekedar nulis puisi untu kawan dan hobi nulis puisi ini juga bisa di jual untuk orang yang sedang galau, dan juga mendesain kartu ucapan, itu bisa mendaptakan uang pulak, dan pemasarannya untuk saat ini cukup mudah bisa di pasarkan di Instagam, facebook atau media sosmed lainnya

untuk nongkrong itu harus keluar duit,  karena gak kece seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri mesti nongkorong di halte bus, atau d loneng pinggir jalan, emangnya gembel hehe,,
tapai yang kese itu perlu di café, mall. nah nongkrong di café pastinya pakai duit kan, iya iyalah masa duduk aja di café orang gak makan/minum, mana ada?

#7. Mencarai pekerjaan yang sekiranya menghasilkan uang


Pekerjaan saat ini memang susah-susah gampang, di saat kia masih kuliah misalnya pekerajaan itu banyak informasi loker dan bahkan ada orang yang menawarkan kerjaan, tapi di saa kita sudah menyandang gelar, eh, loker malah pada sepi mencari info lokerpun susah, itu pengalaman saya sih heheh,,,

Nah untuk itu, coba cari di sekitaran tempat kuliah kamu yang sekiranya menambah pundi-pundi uang, seperti penulis di media cetak, penulis di media online, penulis blog , marketing online, jualan fashion di Instagram dan juga jika kamu  memeliki keahlian khsusus dan memeliki banyak waktu  bisa kerja sambil kuliah, tapi ini untuk mahasiswa non-reguler sih,,, untuk reguler bisa memanfaatkan waktu di akhir pekan untuk bekerja, seperi jadi guru les, kursus anak SD, atau mungkiin anak IT bikin template blog dan kamu jual, karean tidak sedikit yang kuliah sambil gekerja, dan itu memng cukup menghasilkan uang, dan modal pengalaman pulak

Dan untuk mahasiswa menurut saya banyak tuh pekerjaan yang menghaslkan duit, dan juga tidak sedikit lho, dan selian mendapatkan pekejaan sampingna juga bisa menambah pengalaman kerja juga kan,, dan nantinya setelah lulus kuliah di CV kamu cantumin tuh,, pengalaman kerja saat kuliah, keren kan, terlebih lagi di saat kuliah bisa membagi waktu dengan bekerja professional, wih lebih keren lagi

Nah itu ya tips sederhana dari saya, mungkin ada pengalaman anda yang belum saya tuliskan boleh deh kamu comment di bawah, siapa tahu bisa memeberi  manfaat untuk orang lain
*** happy nice day
Comment Policy: Hallo salam sukses untuk kita semua, GOD BLESS YOU.
Buka Komentar
Tutup Komentar