Skip to main content

Pengalaman Bea Balik Nama sepeda motor di samsat Padjajaran Bandung

Pengalaman Bea Balik Nama sepeda motor di samsat Padjajaran Bandung-Teruntuk kawan-kawan yang akan mengurus kendaraan dan balik nama kendaraan memang cukup ribet, ribetnya adalah harus menyita waktu dan mengeluarkan biaya cukup lumanya, terlebih  kendaraan yang second yang kita beli menunggak pajak sekian tahun, tentu saja semakin lama pajak tidak di bayar besaran denda uang bayar pajaknya semakin membengkak dan di dalamnya termasuk denda  sebesar 2 persen dari pajak kendaraan, jadi untuk itu sebelum membeli kendaraan second kita perlu tahu mengenai ketaatan pajak serta dokumen-dokumen lengkap lainnya untuk penyesuian harga pembelian
Setelah pembelian kendaraan biasnya kita di repotkan lagi harus mengurus balik  nama kendaraan, untuk biaya balik nama perlu mengeluarkan uang sekitar lebih 300k di tambah biaya yang lain yang sulit di prediskti secara tepat


balik-nama-kendaraan-sepeda-motor


Nah sebelum kita mengurus bea balik nama kendaraan kita perlu tahu dulu prosedur mengengenai balik nama dari tahap awal  sampai akhir pengurusan, agar saat BBN kita tidak mengalami kebingungan

Untuk BBN jaman sekarang tidak sulit mengurus hal yang beginian, telebih untuk jaman now telah hadirnya jasa-jasa yang menawarkan pengurusan secara mudah dan cepat seperti adanya jasa pengurusan STNK jasa pengurusan dokumen penting dll

Mungkin anda pun pernah melihat di kain besar atau  dalam bentuk baligo dengan tulisan ‘’ menerima jasa pengurusan dokumen penting’’ atau mungkin ‘’menerima jasa STNK’’
 Kita menggunakan jasa orang lain tentu saja menggunak jasa ini bisa menelan biaya tidak murah, nah untuk itu daripada uang yang kita keluarkan lumayan gede, apa salahnya mengurus BBN sendiri denga datang langsung ke samsat

Baca Juga: Benda yang wajib di bawa saat mengunjungi Desa Gunung Jampang Bungbulang Garut

Pengalaman saya cukup mudah dan tidak memakan waktu dan cukup meluangkan waktu satu hari semuanay beres

Mengurus BBN sendiri di samsat memang himbauan dari pemerintah untuk mengurus sendiri tanpa calo

Dan perlu kita tahu untuk pengurusan BBN menurut pengalaman saya, khususnya di samsat Padjajaran bandung cukup di mudahkan dengan alur yang jelas di tambah petugas yang ramah dan tidak hanya itu untuk mengurus dokumen tidak memakan sampai satu hari penuh

Nah apa saja sih tahap untuk mengurus BBN (Bea Balik Nama)?

Yang pertama kali kita lakukan adalah mendatangi samsat yang mana kendaaran itu di sahkan, misalnya kendaraan punya saya di sahkan di Samsat Padjajaran jadi mau tidak mau saya harus mendatangi samsat Padjajaran termasuk balik nama dan pepanjangan per 5 tahunan, karena memang untuk pengurusan  per lima tahuna tidak bisa di urus di samsat gendong

tahu darima nama samsat itu di keluarkan di lihat di  STNK pojok kanan atas atau mungkin untuk saat ini di mudahkan dengan cek melalui aplikasi androin, seperti halnya untuk area Jabar ada nama aplikasi SAMBARA, di mana di aplikasi tersebut kita bisa cek besaran pajak yang harus kita keluarkan nantinya, jadi kita memeliki prediksi biaya yang harus di tanggung

Nah sebelum kamu mendatangi samsat yang akan di tuju sebaiknya lengkapi dokumen ini dan teliti secara cermat dan lengkap, agar saat sampai di samsat tidak mengalami kebingungan dan tidak merasa pusing dengan dokumen  yang ketinggalan di rumah

Persiapan yang harus di bawa saat akan oper nama kendaraan 


1. Membawa kendaraan yang akan di oper nama

Nah kenapa kendaraa yag akan di oper nama harus di bawa? karena kendaraan kita ini akan di cek nomor rangka dan nomor mesin, sebagai tanda bukti kendaraan kita ini benar adanya dan juga sebagai tanda bukti kendaraan itu layak di gunakan bukan memperpanjang atau oper nama kendaraan fiktif, di cek oleh petugas lapangan dan khusus di Samsat Padjajaran adanya di basement dengan pakaian seragam khusus lengkap dengan identitas dan nama

2. STNK asli dan Copy sebanyak 1 lembar

STNK harus wajib ada dan sebagai persyaratan perlengkapan oper nama kendaraan, kamu harus menyediakan STNK asli dan copyan satu lembar untuk nantinya di selipkan di berkas


3. BPKB asli dan 1 lembar photo copyan


Dan ini lebih penting lagi harus ada, karena tanpa adanya BPKB asli sama sekali tidak akan di terima petugas dan bahkan di anggap kendaraan bodong atau curian, jadi BPKB ini sangat fatal adanya


4. KTP asli dan photo copy 1 lembar yang akan di jadikan pemilik kendaraan


KTP harus ada baik KTP asli dan copyan sejumlah satu lembar sebagai tanda bukti akan di pindah namakan ke orang tersebut

5. Faktur asli dan copyan satu lembar


Di sini kita perlu copyan satu dan asli lalu di selipkan ke dalam berkas, sebagai tanda bukti dan perlu yang asli di perlihatkan ke petugas

6. Kwitansi pembelian kendaraan


Nah ini dalam kwitansi ini kita isi dengan lengkap saat pembelian kendaraan dan wajib terpasang materai 6000 dan di tanda tangan

7. Photo copy KTP pemilik kendaran pertama


Dan photo copy KTP ini penting adanya untuk di selipkan dalam berkas baik itu KTP asli maupaun  suket asal jelas dan mudah di baca petugas

Catatan: 

Dan semua berkas di masukan ke dalam maps warna apa aja dan sebagai memudahkan kita untuk menyatukan semua berkas, untuk di samsat padjajaran penjual maps dan tempat copyan berkas ada di lorong dekat tangga di sana menual penjual materai serta kwetansi ,jadi apabila dari rumah tidak membawa maps, bisa membeli maps di lokasi hargnya Rp 3.000

8. Pulpen 

Nah pulpen ini sebetulnya sih gak terlalu penting dan petugas di sana sudah menyediakan pulpen di meja khusus,  namun kadang di saat pemohon banyak dan membeludak sudah di pastikan pulpen yang tesedia habis, dan akhirnya harus menunggu lama nunggu giliran, jadi idelanya kamu harus membawa pensil dari rumah dan di haruskan warna tinta hitam

Langsung menuju lokasi samsat Padjajaran Kota Bandung

1. Menuju basemant 


Nah saat kamu datang kamu langsung parkirkan kendaraan di basement, kemudian setelahnya langsung menuju lantai dua, tujuannya adalah untuk mengambil formulir serta pencatatan oleh petugas dan kita harus jeli mana antrian perlima tahuna plus BBN dan antrean per satu tahunan, karena beda antrian, jangan sampai malu memasuki antrain yang salah wkwkkw

Makanay kamu harus jeli meperhatikan petugas saat ada pengumuman dan dan perlu kita persiapkan juga semua berkas sudah masuk ke dalam maps terutama hal yang penting seperti BPKB dan STNK aslin untuk permohonan BBM

2. Setelah mendapat formulir lalu formulir  di isi dengan lengkap sesuai dengan identitas kendaraan dan bisa kita lihat di STNK lalu formulir yang sudah di isi lengkap di serahkan kepada petugas yang menangani cek kendaraan (di basement), dan nantina petugas akan mengisi nomor rangka dan dan nomor mesin yan sudah di cek dan pada tahap ini sedikit mengeluarkan uang seikhlasnya dan ini bukan wajib tapi memberi uang tipp sebesar kita mau bisa Rp 10.000 atau mungkin dalam bentuk barang lain

3. Setelah itu berkas (STNK+copy, BPKB+copy, copy KTP pemilik, copy KTP pemohon, faktur, kuetasni lalu di cek oleh petugas) di masukan ke dalam maps, di serahkan ke petugas masih di  basement, mungkin sebagai tahap awal pengecekan, dan saya lihat di berkas bubuhi tanda bukti bahwa kelengkapan sudah lengkap

4. Langsung menuju lantai dua menuju arsip kepolisian letaknya agak pojok dan menempati ruanga agak sempit (apabila tidak tahu bisa menanyakan ke satpam) dan di pojok di situ saya lihat banyak buku-buku dan dokumen yang tumpuk sampai lebih dari 2 meter, nah kita di bagian arsip menyerahkan semua berkas ke petugas untuk cabut berkas dari pemilik lama di alihkan ke pemilik baru

5. Lalau kita di arahkan untuk ke loket 1 pendaftaran BPKB

Di sini kit di cek lagi kelengkapan dan di tahap ini di beri formulir baru dan harus kita lengkapi lagi lumaya lama  dan panjang, dan sayapun sampai nulisnya capek,  setelah lengkap isi formulir di serahkan kembali, dan pada tahap ini lumayan lama menunggu untuk tahap selanjutnya jadi kamu kudu sabar ya

6. Setelah beres dari tahap lima maju lagi ke tahap pembayaran BPKB baru di loket khusus pembayaran, di tahap ini perlu mengeluarkan biaya lumanya gede dan pengalaman saya harus mengeluarkan duit Rp 225.000, mungkin ini untuk pembuatan BPKB baru yang jelas saya sudah mengeluarkan uang sejumlah itu

7. Next step di arahkan ke bagian  pendaftaran yang lokasinya masih dalam satu lantai dan berkas tinggal serahkan ke petugas, lalu kita di kasih kupon kecil untuk tahap selanjutnya, nah pada tahap ini lagi-lagi nunggu lama, pengalaman saya sampai 1 jam lebih kerena lebih mendahuluam pemohon per 1 tahunan

Setelah lama menunggu kita akan di panggil untuk membayar sejumlah uang, jika memeliki tunggakan pajak haurs di bayar saat itu dan termasuk denda dan biaya BBN, pengalaman saya membayar Rp 1.100.3000, karena kendaraa yang di oper nama nunggak selama 2 tahun, mungkin itu termasuk denda dan biaya lainnya dan saya tidak tahu betul secara rinci,

8. Lagi kita harus nambah lagi stok sabarnya nunggu lagi untuk cetak STNK baru dengan nama baru, di sini kita nunggu sekitar 30 menit untuk mendapat STNK yang sudah di oper nama atas nama kita, dan lalu di panggil oleh petugas

9. Setelah selesai kita di arahkan menuju tempat khusus untuk mendaftar online yang menempati ruangan sempit dan petugasnya hanya satu orang, yang mana di sini kita harus tanda tangan

Masih dalam tahap ini kita di berikan secarik kertas untuk pengambilan BPKB, di mana di pemberian tahuna waktu pengambilan BPKB baru, dan pengalaman saya dari awal pembuatan sampai BPKB bisa di ambil harus nunggu selama 2 minggu, hmm dalam pikiran saya di kira langsung selesai saat itu juga termasuk dengan BPKB, tapi untuk BPKB tidak masalah lama pula yang penting STNK sudah di tangan

10. Lalau kita di suruh untuk mencetak plat nomor kendaraan yang lokasinya masih  di basement, yang berlokasi dekat dengan pengecekan kendaraan tadi saat tahap awal, di tahap ke 10 ini kita hanya menyerahkan STNK baru dan ke petugas pembuat plat nomor, dan selang kurang dari 30 menit plat kendaraan yang baru sudah bisa di ambil dan kita tinggal lansung pulang

Nah saelama itu kita tidak ada biaya tambahan, hanya mungkin bayar parkir Rp 2000, dan sudah bisa pulang, ada sedikit cataan di usahka apabial urus kendaraan lebih baik dan hari senin sampai kamis, untu hari jum’at kadang terpotong shalat jumat jadi agak mepet, paling nanti di lanjut setelah shalat jumat sekita pukul 13.00

Pengalaman saya juga daftar dari jam 07.00 selesai jam 11.20 dan belum lagi saat hendak cetak plat kendaraan sudah di tutup dan buka lagi jam 13.00 jadi tepaksa deh saya pulang dulu , masih mending rumahnya dekat kalau jauh gimana?

Untu saja dari samsat ke rumah hanya membtuhkan waktu kurang dari 30 menit karena rumah saya lokasi di Leuwi Panjang, jadi santai bisa pulang dulu dan shalat jumat di dekat rumah

Warning; jangan pernah menggunakan jasa calo untuk mengurus kendraan anda, ini PENTING untuk menghindari kebocoran data kita oleh pihak ke-3 dan selain itu pembiayaan menggunakan jasa urus begini itu tidak murah, coba aj Tanya sam mereka yang membuka jasa-jasa, yakin deh gak murah, belujm lagi waktunya akan lama

Terus kalau tidak ada waktu gimana? Lebih baik menyuruh saudara siap saja yang bisa , intinya jangan menggunakan jasa calo, Titik

Nah itu ya, dan apabial ada pertanyaa boleh di komen di bawah ya?

Happy nice day
Comment Policy: Hallo salam sukses untuk kita semua, GOD BLESS YOU.
Buka Komentar
Tutup Komentar