Skip to main content

Mengenal apa itu Endog Lewo

Mungkin untuk anda yang baru perama kali mendengar kata endog, kesannya apa si endog itu? mungkin agak aneh kan? tapi untuk orang sunda istilah ''endog'' itu sudah tidak asing lagi dan bahkan kata itu sering kali di pakai sehari-hari, endog nama lain dari telur

Endog lewo kuranga begitu populer di kalangan netizen dan  untuk sebagian orang mungkin tidak mengenalnya sama sekali, karena camilan yang satu ini, selain di produksi dari daerah juga untuk mendapakan endog lewo harus ke kota Garut langsung walapun untuk saat ini sudah tersedia di jual di market place

Kisaran harga di market place tidak begitu mahal dan untuk saat ini cukup murah dan mudah di dapat, terlebih untuk jaman modern sekarng ini belanja cukup  dari rumah dengan modal inernet dan smarphone
 
Satu bungkus ukuran jumbo pada umumnya tidak lebih dari 20 ribu


Awal mula nama Endog Lewo


endog-lewo-malangbong
Endog Lewo-Malangbong

Kata endog adalah telur dan lewo adalah nama salah satu kampung di Kecamatan Malangbong Garut
endog lewo merupakan salah satu makanan yang yang terbuat dari bahan dasar singkong di beri garam dan bumbu penyedap lainnya, yang di olah sedemikian rupa sehingga bisa menghasilkan citarasa yang enak

Baca Juga: Hemat uang di masa Pandemi covid-19

Endog lewo oleh penduduk sekitar kampung lewo Malangbong di sebut dengan istilah ''Emplod'' nama emplod adalah sebutan untuk semua jenis makanan yang terbuat dari bahan dasar aci singkong,

Endog Lewo sampai saat ini cukup terkenal khsusnya di daerah Garut dan menjadi buah tangan yang banyak di buru oleh para traveler lokal mapun luar daerah saat mereka melancong ke Garut

Asal muda Endog Lewo itu ada


darimana-endog-lewo-itu?
Endog Lewo

Kampung lewo Kecamatan Malangbong Garut adalah cikal bakal lahirnya enog lewo, luas tanah kurang lebih 9238 HA ini cukup subur yang cocok untuk di tanami berbagai jenis Tanaman baik padi, sayur dan umbi-umbian, tanaman yang banyak di tanam warga lokal adalah singkong, maka tidak hran di saat musim panen tiba jumlah singkong yang di hasilkan dari Desa Lewo cukup membludak 

dan dengan saking banyaknya hasil panen singkong, maka harga di pasaran secara otomatsi menjadi turun dan ini cukup merugikan para petani walapun untuk modal menanam singong tidak butuh biaya besar

Melihat hasil tani singkong cukup melimpah ruah di kampung Lewo, maka munculah salah seorang saudagar yang memeliki pemikiran yang cemerlang, yaitu ide untuk bisnis dengan harapan hasil panen singkong di manfaatkan dan mendapat harga jual lebih tinggi,  yang mana bahan dasar singkonglah yang menjadi bahan dasarnya

Pertama kali orang yang membuat emplod/endog lewo adalah ada salah satu tokoh masyarakat (sesepuh) yang bernama Haji Amin sekitar tahun 1970, yang mana beliau orang pertama kali memeliki gagasan untuk berbisnis emplod dari bahan dasar singkong

Untuk pertama kali memasarkan emplod kurang tanggapan dari masyarakat mungkin itu karena bisnis terbilang baru dan belum lagi untuk bahan dasar yang di buat lumrah mudah di dapatkan di pasaran.

Naik turun bisnis emplod haji amin kerap terjadi dan ini sudha menjadi kebiasaan seorang pembisnis, tapi haji amin yang memeliki mental baja dalam hal bisnis tidak patah semangat

Untuk pertama haji amin memproduksi emplod dalam jumlah terbatas dan tujuannya hanya di jual untuk di pasar lokal saja tentu saja mungkin ini sebagai testimoni untuk mengukur seberapa besar antusias warga terhadap barang dagangannya, 

Dengan seiring dengan berjalannya waktu, jualan emlod haji Amin kian hari peminatnya kian meroket, yang pada awalnya berjualan hanya di pasar lewo, kurang dari setahun sudah merambah ke daaerah lain seperti Cicalengka, Leles dan Limbangan

Anehnya yang pada awalnya haji amin beri nama emplod, tapi oleh penduduk di luar kampung lewo malah di beri sebutan Endog Lewo, mungkin penamaan  ini memudahkan penyebutan, karena untuk nama emplod sudah familiar di masyarakat Garut pada umumnya, nah  semenjak itulah emplod ganti nama jadi endog lewo sampai saat ini

Di tempat asalnya yaitu di Malangbong cukup di kenal sebagain makan khas Malangbong, maka tidak heran saat orang luar kota traveling ke Garut khsusunya Malangbong tidak lupa untuk membeli endog lewo, dulu sebelum adanya market place jiki aingin mendapatkan endog lewo harus pergi 
ke Garut terutama ke Desa Lewo, namun untuk saat ini kita bisa dengan mudah mendapatkannya dirumah  yaitu dengan memesan via market place

Endog lewo untuk saat ini sudak di kenal luas oleh masyarat Garut pada khususnya dan Jawa Barat pada umumnya, karena memeliki citarasa yang enak, gurih da kenyal yang sangat cocok di makan di berbagai suasana

Untuk saat ini endog lewo bukan hanya di produksi di Malangbong, tapi sudah menyebar ke beberapa daerah di Garut

Untuk harga endog lewo  ramah di kantong untuk per bungkus di hargai kurang dari 20 ribu, dan untuk saat ini endog lewo memeliki rasa variatfi seperti asin, lada dan citarasa lainnya, tentu saja hal ini unuk memenuhi para konsumen yag menginginkan varian rasa selain dari rasa asli yaitu asin

Jadi untuk kamu yang traveling ke Garut kurang lengkap apabila tidak jajan oleh-oleh khas Garut yang satu ini
*** Happy Holiday⃟
Comment Policy: Hallo !! Salam sehat untuk kita semua, salam kenal dari Blogger Cisewu-Garut.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->