Skip to main content

Makanan tradisional khas sunda hampir punah, pernah coba

Di Jawa Barat kamu sangat mudah menemeukan berbagai jenis makan teruama jenis makanan khas daerah, dan khususnya di Jawa Barat banyak sekali makanan tradisional yang di buat oleh  tangan orang jaman dulu akan tetapi keberadaannya sekarang sudah mulai jarang hal ini di sebabkan perubahan jaman yang notabene lebih memilih makanan yang mudah di buat dan bahan mudah di dapat dan mungkin faktor lain anak muda jaman sekarang makanan tradisional itu di anggap kuno padahal ini merupakan bagian dari kelestarian

Sebagai orang Jawa Barat sangat sayang sekali jika kamu belum merasakan jenis makanan khas sunda ini , pengen coba

1. Oleneng

oleneng alias gorengan talas
Gorengan Talas/Sunda:Oleneng

Jenis makanan ini terbuat dari bahan dasar talas, caranya adalah talas di rebus, kemudian di kupas bersih dan biarkan sampai dingin dan lalu di tumbuk sampai halus sambil di tambahkan bumbu-bumbu seperti bawang daun, lada, garam, merica, kemudian di cetak bulat bulat, dan selanjutnya di goreng, rasanya enak dan sangat cocok di makan bersama keluarga di sore hari sambil nonton TV misalnya

Namun keberadaan oleneng ini sudah mulai jarang mungkin hal ini di karenakan kurang minantnya anak muda di tambah bahan dasar yang jarang

Dan selain itu kadang setiap ada acara di pedesaan banyak penjual oleneng namun keberadaanya sekarang cukup sulit di dapat

2. Gorengan kasreng

gorengan kasreng jawa barat
Gorengan Kasreng khas Garut

Tidak kalah menarik dari oleneng adalah adalah kasreng, kasreng terbuta dari terigu dan kacang, pengolahan pertama adalah tepung terigu di aduk sampai rata sambil di tambahkan garam lalu lalu di ulek sampai rata, kemudian adukan terigu tersebut di goreng sambil di tambahkan kacang-kacangan baik kacang polong, kacang tanah  atau bahkan tambahan ikan teri, dan ini tergantung selera masing-masing, dan rasanya ini cukup enak

Pembuatan gorengan kasreng terutama menjelang lebaran tiba, karena sebagain makan penambah lauk pauk di saat lebaran

Dan lagi-lagi gorengan kasreng sudah mulai jarang di temukan dan hanya di pedesaan yang dan itupun yang membut jarang, padahal rasa gorengan kasreng ini tidak ada duanya

Rasanya yang krenyes dan rangu

3. Tumis lompong

pohon talas lompong
Pohon talas lompong

Banyak yang bilang tumis lompong ini gatal, yess emang tumis lompong terbuat dari bongol talas yang kadang gatal di mulut, lompong jenis talas lompong lebih banyak di tumis di banding di rebus biasa, yang di masak adalah bagian batang muda dan bagian ubi

Talas lompong tumbuh di kolam yang berlumpur dan dangkal,  jenis talas ini perlu air yang banyak di masa pertumbuhan, cara pengolahannya cukup sederhana dan bumbunya pun  tidak ribet cukup garam, gula dan penyedap rasa dan siap di hidangkan

4. Getuk indri

getuk indri
Getuk Indri


Makanna tradisional lainnya adalah getuk indri, bahan dasar getuk indri adalah singkong, caranya adalah singkong di di rebus kemudian biarkan sampai dingin lalu di kupas bersih lanjut di tumbuk dengan gula jawa secukupnya, lalu di cetak kemudian di goreng, rasanya enak dan cocok di sajikan dengan kopi pahit di makan sore hari

5. Mongko

mongko khas jawa barat
Mongko khas sunda


Mongko terbuat dari bahan dasar pisang, pisang yang sering di jadikan mongko adalah pisang nangka, karena pisang nangka memeliki kontur tidak keras dan tidak mudah pecah saat di kukus

Caranya adalah pisang mateng di tumbuk sampai halus sambil di tambahkan gula jawa secukupnya, lalu di bungkus kecil-kecil dengan daun pisang kemdian di kukus, baru di  hidangkan

Mongko sering di buat saat ada acara besar misalnya nikahan, atau mungkin yang rajin hari biasapun banyak yang buat, namun untuk sekarng ini sudah jarang yang membuat karena mungkin proses  yang lama

6. Bugis

makanan tradisional jawa barat bugis
Bugis khas sunda

Cara masaknya sama halnya dengan mongko, bahan dasar ini berasal dari tepung beras kemudian di aduk sampai rata, lalu di cetak di atas daun pisang di bentuk bulat kecil dan bagian tengahnya di ambahkan gula merah dan (sunda:eten :campuran gula jawa dan kelapa parut) lalu di bungkus kecil-kecil lalu di kukus sampai matang 

Rasanya cukup enak dan menggugah selera, biasanya bugis di buat saat acara tertentu misal saat khitanan, nikahan dll

Hmm itu ya jensi makan yang sekarang ini keberadaanya sulit di dapat, dan kita sebagai generasi penerus melesatrian makanan tradisional itu hal yang perlu di pertahankan

** Happy nice day

Comment Policy: Hallo !! Salam sehat untuk kita semua, salam kenal dari Blogger Cisewu-Garut.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->